Hebatnya Ukraina menjadi negara pertama yang mendukung NKRI, ini faktanya



Jakarta, CNBC Indonesia – Delegasi pemimpin senior Ukraina berkunjung ke Indonesia untuk mengadakan pembicaraan tingkat tinggi pada 6-10 Februari 2023. Di sini, akun Instagram resmi Kedutaan Besar Inggris di Indonesia (ukinindonesia) memuat gambar dengan teks “Ukraina adalah negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia”, Kamis Kemarin

Dalam pemantauan CNBC Indonesia, postingan ini kemudian membuat banyak kolom komentar. Netizen ternama Indonesia gencar mempertanyakan keabsahan artikel tersebut.

Lalu, benarkah Ukraina menjadi negara pertama yang mendukung kemerdekaan Indonesia?

Jawabannya sebenarnya sangat rumit.

Sejarah mencatat bahwa negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir. Mengakui berarti memberikan pernyataan bahwa Indonesia benar-benar ada dan diakui sebagai negara.

Hitung mundur sampai 1946, tulis buku Seratus Tahun Agus Salim (1994), pengakuan Mesir berawal dari berita bahwa Indonesia telah mencapai kemerdekaan pada tahun 1945. Kabar ini terus “digoreng” oleh mahasiswa Indonesia di Mesir hingga menjadi panas.

Berkat itu, berita kemerdekaan Indonesia terus dimuat di banyak surat kabar di Timur Tengah dan menjadi topik pembicaraan di konferensi internasional. Termasuk Liga Arab, dari akhir tahun 1945 dan sangat banyak di awal tahun 1946.

Karena mereka memiliki nasib dan perasaan budaya yang sama, sesama negara mayoritas Muslim, banyak negara Islam yang bersimpati dan memberikan dukungan. Dari berbagai negara, Mesir menjadi negara pertama di Timur Tengah dan dunia yang mengakui Indonesia sebagai negara merdeka pada 22 Maret 1946. Setelah pengakuan tersebut, terjadilah hubungan antara Indonesia dan Malaysia. Salah satu tokoh sentral dari pihak Indonesia adalah Agus Salim.

Apakah itu berarti mengunggah akun Instagram itu salah?

Ukraina pada tahun 1945 dengan nama Republik Sosialis Soviet Ukraina alias menjadi bagian dari Uni Soviet. Mengutip DetikXorang Ukraina pertama yang memperhatikan masalah ini adalah Menteri Luar Negeri Dmitry Manuilsky.

Pada tanggal 21 Januari 1946, pada tanggal 21 Januari 1946, Belanda mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Pemungutan suara itu disampaikan pada sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa pada awal 1946.

PBB sendiri menjadi salah satu negara Indonesia yang mendapat dukungan internasional. Dalam catatan Rushdy Hoesein di buku tersebut Terobosan Sukarno dalam Perundingan Linggarjati (2010), dalam sidang PBB, Indonesia hanya membutuhkan dukungan dari negara-negara anggota. Kemudian, Manuilsky tampil sebagai utusan Ukraina yang mendukung Indonesia.

Nyatanya, tak hanya Ukraina yang dikirim ke PBB, ada juga Mesir. Sayangnya, dukungannya untuk Indonesia dibatalkan oleh PBB.

Dengan demikian, Ukraina mendukung sebagai perwakilan Eropa bahwa di Benua Biru tidak semuanya mendukung kolonialisme. Ada juga yang mendukung legalisasi Indonesia de jure sebagai sebuah negara. Sehingga dapat dikatakan bahwa Ukraina memang berperan penting dalam pengakuan permasalahan Indonesia di PBB pada masa kemerdekaan.

Di tanah air, kabar ini mendapat sambutan positif. Dalam buku Benedict Anderson berjudul Revolusi Pemuda (1972), ada gambar pawai yang mengungkapkan rasa syukur. Dalam gambar tersebut, anak-anak dan remaja terlihat memegang tulisan “Terima kasih Ukraina” dan “Hidup Manuilsky”.

Informasi tentang lokasi pawai tidak diketahui, kemungkinan besar di Jawa. Namun, Benedict Anderson menulis sebagai berikut: “Terima kasih kepada Ukraina, salah satu pendukung awal kemerdekaan Republik Indonesia”. Kata kuncinya adalah, “satu”.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Dibom Rusia, Ukraina Dark Gulita

(mfa/sef)



Hebatnya Ukraina menjadi negara pertama yang mendukung NKRI, ini faktanya

#Hebatnya #Ukraina #menjadi #negara #pertama #yang #mendukung #NKRI #ini #faktanya

Source: www.cnbcindonesia.com