Daftar Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2023, Bestie Must Have –

Majikanpulsa.com – Info Daftar Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2023, Bestie Must Have –

#Daftar #Reksa #Dana #Pasar #Uang #Terbaik #Bestie

Reksa dana pasar uang adalah salah satu jenis reksa dana. Reksa dana pasar uang atau RDPU menawarkan tingkat risiko yang paling rendah dibandingkan reksa dana lainnya, seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham.

Itu sebabnya reksa dana pasar uang sangat cocok bagi Anda yang konservatif atau mencari keamanan. Cocok juga untuk investor baru yang sedang belajar memulai investasi.

Baca Juga: Pilihan Reksa Dana yang Bagus untuk Pemula

Pengertian Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang
Reksa dana pasar uang

Menurut Peraturan OJK (POJK) No. 47/POJK.04/2015 tentang Pedoman Pengumuman Harian Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana Terbuka, reksa dana pasar uang adalah reksa dana yang hanya melakukan investasi pada:

  • Instrumen pasar uang domestik
  • Diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun, dan/atau dengan sisa jangka waktu tidak lebih dari satu tahun.

Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang dana investasinya dikelola oleh Manajer Investasi (MI) pada instrumen pasar uang, seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, dan obligasi dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Tujuannya untuk menjaga likuiditas dan memelihara modal.

Cara Kerja Reksa Dana Pasar Uang

Inilah cara berinvestasi di reksa dana pasar uang pada umumnya:

  • Investor menyimpan dananya pada manajer investasi.
  • Manajer investasi membuat portofolio investasi dari dana kelolaan yang mereka kumpulkan.
  • Portofolio investasi terdiri dari instrumen pasar uang, SBI, deposito atau obligasi dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun.
  • Manajer investasi kemudian akan memproses dan menginvestasikan portofolio investasi untuk mendapatkan keuntungan.
  • Investor akan menerima laporan berkala mengenai kinerja portofolio investasi yang dikelolanya.

Keuntungan Reksa Dana Pasar Uang

Manfaat reksadana pasar uang antara lain:

  • Risiko reksa dana pasar uang relatif rendah dan aman karena modal diinvestasikan pada instrumen pasar uang dengan risiko minimal. Fluktuasi cenderung stabil dan tidak mudah digoyahkan oleh kondisi ekonomi global.
  • Menguntungkan, karena rata-rata tingkat keuntungan atau imbal hasil lebih besar dari suku bunga bank konvensional, seperti tabungan dan deposito.
  • Likuid, artinya mudah untuk dicairkan, dijual atau ditarik sewaktu-waktu jika membutuhkan dana segera tanpa dikenakan potongan, pinalti atau denda.
  • Mudah didapat, karena reksa dana pasar uang tersedia di fintech yang menjadi pasar produk keuangan atau situs belanja online atau perdagangan elektronik.
  • Modal yang dibutuhkan sangat terjangkau mulai dari Rp 10.000.
  • Pilihannya banyak, ada reksa dana pasar uang konvensional dan syariah.
  • Dipantau oleh Dewan Jasa Keuangan (OJK).

Risiko Reksa Dana Pasar Uang

Risiko reksa dana pasar uang
Risiko reksa dana pasar uang

Meski rendah, risiko reksa dana pasar uang tetap ada. Risiko reksa dana pasar uang, yaitu:

  • Risiko Wanprestasi

    Risiko gagal bayar secara inheren merupakan risiko berinvestasi pada reksa dana, termasuk reksa dana pasar uang. Misalnya, reksa dana pasar uang yang berinvestasi pada obligasi atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.

    Obligasi ini dapat mengalami gagal bayar oleh perusahaan penerbit karena masalah keuangan internal. Oleh karena itu, disarankan untuk membeli reksa dana pasar uang yang dikelola oleh obligasi pemerintah. Hal ini karena pemerintah menjamin pembayaran pokok dan kupon atau imbal hasil surat utang.

  • Menarik Dana Investasi dalam Jumlah Besar

    Reksa dana pasar uang dapat dicairkan atau dijual kapan saja, sehingga hal ini dapat memicu tindakan penebusan besar sekali. Misalnya, total dana investasi reksa dana pasar uang B mencapai Rp 200 miliar dan pada saat yang sama investor menarik Rp 170 miliar atau seluruhnya.

    Akibatnya, reksa dana pasar uang harus dijual sebelum jatuh tempo dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar atau harga beli. Tentu hal ini akan membuat investor rugi besar.

Baca Juga : Reksa Dana : Pahami Pengertian, Manfaat dan Cara Investasi

Kembali Reksa Dana Pasar Uang

Kembali reksa dana pasar uang setiap tahun sekitar 4% sampai 6% bersih (membersihkan). Tidak dikenakan pajak, karena bukan obyek pajak.

Tingkat kembali atau imbal hasil ini lebih tinggi dari suku bunga deposito bank. Suku bunga tabungan, misalnya, sangat kecil. Bahkan untuk nominal deposit Rp 1 juta, bunganya 0%.

sementara kembali deposito, rata-rata 4% sampai 5% bruto (kasar) setiap tahun. Tambahan dikenakan potongan pajak 20% dan biaya administrasi. Anda baru saja mendapatkannya kembali 4%-5% jika deposit minimal Rp 50 juta per tahun.

Jenis Reksa Dana Pasar Uang

Selain reksa dana pasar uang konvensional yang telah dijelaskan di atas, jenis reksa dana pasar uang lainnya adalah reksa dana pasar uang syariah. Satu-satunya perbedaan adalah penempatan aset.

Reksa dana pasar uang syariah adalah jenis reksa dana yang melakukan investasi pada instrumen pasar uang syariah domestik atau surat berharga syariah pendapatan tetap yang diterbitkan dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun, seperti sertifikat syariah, deposito syariah, sukuk.

Reksa dana pasar uang syariah cocok untuk investasi jangka pendek, atau mengumpulkan dana darurat secara halal karena mengikuti prinsip syariah. Transaksi reksa dana pasar uang syariah diperbolehkan oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 20/DSN-MUI/IV/2001.

Reksa dana syariah menawarkan pasar uang kembali lebih tinggi sekitar 5% sampai 8% per tahun jika dibandingkan dengan deposito bank. Selain itu, bisa dicairkan kapan saja, serta modal investasi yang terjangkau mulai dari Rp 10.000.

Contoh Reksa Dana Pasar Uang

Contoh reksadana pasar uang
Contoh reksa dana pasar uang

Contoh Reksa Dana Pasar Uang Konvensional

  1. Avrist Ada Kas Mutiara
  2. BNI-AM Sheen Money Market Fund
  3. BNP Paribas Rupiah Plus
  4. Dana Likuiditas Material
  5. Dana Tunai Batavia Maxima
  6. Dana Cair Batavia
  7. Dana Pasar Uang Modal
  8. Buat Dana Tunai
  9. Danamas Rupiah Plus
  10. Pasar Uang Danareksa Seruni II
  11. Cadangan Kas Kelas A Eastpring Investments
  12. Pasar Uang HPAM Ultima
  13. Reksa Dana Manulife Dana Kas II Kelas A
  14. Mercury Victoria saat ini
  15. Dana Lancar MNC
  16. Mandiri Investasikan Pasar Uang
  17. Maybank Dana Pasar Uang
  18. Multicash Aset Mega
  19. Dana Pasar Uang Phillip
  20. Dana Schroder cair.

Contoh Reksa Dana Pasar Uang Syariah

  1. Bahan Cairan Syariah Kelas 3
  2. Buat Dana Tunai Syariah
  3. Pasar Uang Mandiri Syariah
  4. Reksa Dana Syariah Modal Cair Kelas S
  5. Eastpring Khazanah Kelas A Pasar Uang Syariah
  6. Mayoritas Pasar Uang Syariah Indonesia
  7. Pasar Uang Tambahan Mandiri Syariah
  8. Reksa Dana Modal Syariah Pasar Uang Syariah
  9. Reksa Dana Pasar Uang Syailendra Syariah
  10. Trimegah Tunai Syariah
  11. Sucorinvest Dana Pasar Uang Syariah.

Bagaimana cara menghitung Kembali Reksa Dana Pasar Uang

Contoh cara menghitung kembali reksadana pasar uang secara manual.

Budi menginvestasikan Rp5 juta di reksa dana pasar uang X dengan NAB/NAB Rp2.500, maka:

Total unit penyertaan yang diterima Budi = Rp 5.000.000 : Rp 2.500 = 2.000 unit.

NAB/UP adalah Nilai Aktiva Bersih dari setiap Unit Penyertaan. NAV/UP adalah harga yang harus dibayar investor untuk satu unit penyertaan reksa dana.

Setelah 9 bulan, NAB/UP reksa dana pasar uang X meningkat menjadi Rp4.500. Budi ingin menjual semua unit penyertaan.

Kenaikan reksa dana pasar uang X = (Rp 4.500 – Rp 2.500) : Rp. 2.500 x 100 = 80% dalam 9 bulan

= Rp4.500 x 2.000 unit = Rp9.000.000

Untung Budi = Rp 9.000.000 – Rp 5.000.000 = Rp 4.000.000.

Sebaliknya, jika dalam 9 bulan, NAB/UP reksa dana pasar uang X turun menjadi Rp1.800

Penurunan reksadana pasar uang X = (Rp.2.500 – Rp.1.800) : Rp. 2.500 x 100 = 28%

= Rp1.800 x 2.000 unit = Rp3.600.000

Kerugian Goodwill = Rp 5.000.000 – Rp 3.600.000 = Rp 1.400.000.

Selain manual, Anda juga bisa menghitung kembali berinvestasi di reksa dana pasar uang melalui kalkulator simulasi investasi reksa dana.

Contoh:

Anda berinvestasi reksa dana pasar uang dalam produk Sucorinvest Money Market Fund dari Sucorinvest Asset Management. Periode investasi 1 Agustus 2023 sampai dengan 15 Januari 2023.

Nilai investasi awal Rp5 juta, tambahan investasi per bulan Rp1 juta (setiap tanggal 5), tambahan investasi per tahun Rp10 juta (5 Desember). Kemudian hasil investasi reksa dana pasar uang Anda

Total investasi = Rp 23.000.000

Jumlah kembali kurang dari 7 bulan = 1,86%

Nilai total kembali reksa dana pasar uang = Rp 428.582

Total investasi + kembali reksa dana pasar uang = Rp 23.428.582.

Baca Juga: 6 Manajer Investasi Reksa Dana Terbaik dan Produknya

Daftar Reksa Dana Pasar Uang Terbaik

Reksa dana pasar uang terbaik
Reksa dana pasar uang terbaik

Berikut adalah reksa dana pasar uang terbaik di Cermati dengan pengembalian satu tahun tertinggi.

  1. Reksa Dana Pasar Uang Konvensional

    Reksa Dana Pasar Uang

    Manajer Investasi

    Kembali 1 tahun

    Buat Dana Tunai

    Manajemen Aset Intelektual

    +4,02%

    Pasar Uang HPAM Ultima

    Manajemen Aset Henan Putihrai

    +3,89%

    Dana Tunai Syailendra

    Ibukota Syailendra

    +3,86%

    POTONG Apa 2

    Manajemen Aset Trimegah

    +3,63

    Reksa Dana Pasar Uang Setiabudi

    Manajemen Investasi Setiabudi

    +3,46%

    Pasar Uang Stabil Danakita

    Danakita Investama

    +3,44%

    Dana Tunai SAM

    Manajemen Aset Samuel

    +2,85%

    Dana Cair BNI AM

    Manajemen Aset BNI

    +2,54%

    Dana Tunai Utama

    Manajemen Aset Utama

    +2,50%

    Dana Tunai Trimegah 1

    Manajemen Aset Trimegah

    +2,44%

    *Data Perhatikan tanggal 16 Februari 2023

  2. Reksa Dana Pasar Uang Syariah Terbaik

    Reksa Dana Pasar Uang

    Manajer Investasi

    Pengembalian 1 Tahun

    Trimegah Tunai Syariah

    Manajemen Aset Trimegah

    +3,60%

    Buat Dana Tunai Syariah

    Manajemen Aset Intelektual

    +3,17%

    Dana Cair BNI-AM Syariah

    Manajemen Aset BNI

    +2,77%

    Batavia Cash Syariah Fund

    Manajemen Aset Batavia Prosperindo

    +2,35%

    Dana Tunai Pokok Syariah 2

    Manajemen Aset Utama

    +1,94%

    Eastspring Khazanah Kelas A Pasar Uang Syariah

    Investasi Eastspring Indonesia

    +1,38%

    *Data Perhatikan tanggal 16 Februari 2023

Investasi Reksa Dana on line Di Sini

Berinvestasi di reksa dana, termasuk reksa dana pasar uang, saat ini tidak perlu ribet. Anda dapat berinvestasi di reksa dana secara online melalui fintech Perhatikan sepenuhnya.

Selain mudah, cepat, dan praktis, juga aman karena pasar Produk keuangan ini bekerja sama dengan perusahaan efek yang memiliki izin Agen Penjual Dana (APERD) dari OJK.

Baca Juga: Daftar Bank Penjual Reksa Dana Terbaik, Mana yang Anda Pilih?

#Daftar #Reksa #Dana #Pasar #Uang #Terbaik #Bestie Daftar Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2023, Bestie Must Have –

sumber: www.cermati.com