Ramai-ramai Mengat Brimob Teriak Bikin Gaduh Arena Sidang Kanjuruhan

Majikanpulsa.com – Himbauan Ramai-ramai Mengat Brimob Teriak Bikin Gaduh Arena Sidang Kanjuruhan

#Ramairamai #Mengat #Brimob #Teriak #Bikin #Gaduh #Arena #Sidang #Kanjuruhan

Surabaya, CNNIndonesia

Folohan Angota di Rimov Bikin gaduh dengan melontarkan teriakan dan teriakan di depan ruang tamu Tragedi Kanjurohandi Pendalig Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/2).

Ulah para anggota Brimob ini menjakaran ini baru yang pertama kali selamat Tragedi Kanjuruhan disidangkan di PN Surabaya. Tindakan Brimob ini pun sempat ditegur oleh tukkuman keamanan sudangan.

Pantauan lokal, Puluhan personal Brimob berseragam hitam itu sudah memadati area lorong penghubung ruang sidang menjug ruang jaksa dan ruang tunggu PN Surabaya sejak siang.

Mereka awalnya hanya bersiap tanpa barisan rapi, mereka standi berhimpitan satu sama lain. Alhasil PN Wordplay padat. Pengunjung yang pun tak bisa lewat jika barisan itu tak bermerka buka.

Namun sekitar pukul 15.40 WIB, saat sidang di-skors karena Salat Asar dan akan dimuliai lagi, tenu Brimob itu tiba mulai holop.

Tepatnya saat Kejaksaan Negeri (JPU) dan beberapa pengacara terdakwa, lewat dan akan masuk kembali ke ruangan, setelah sidang selesai.

“Brigade, brigade, brigade, brigade!” teriak dindus Brimob itu, eruduk-ulang, terus kurt.

Puluhan Brimob itu juga bersorak saat membela tiga Tragedi Kanjuruhan kembali diwa masuk tuttokan ke Ruang Cakra.

Tiga korban itu yakni eks Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, eks Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan eks Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

Salah seorang engilman Brimob bahkan samakan samakan tanya membulat mirip corong, agar teriakkannya kandu lebih keras.

Salah seorang JPU Rahmat Hary Basuki kemidan memprotes teriakan Brimob ini, ke umaki balas.

“Saya laporkan. Ini sudah enggak kondusif,” kata Hary ke akwakuri.

Melihat mahalnya itu, pitak kemananan kemananan di PN Surabaya lalu menegur Brimob yang teriak-teriak itu.

“Tolong jangan teriak-teriak sidangnya bukan sidang ini [Kanjuruhan] aja, ada sidang yang lain,” kata salah satu sekuriti.

Namun Pulohan Barimov Ito Masiya Saja Tek Manghargai Imbawan Patogas. Mereka kembali holep kepapa kali.

“Brigade, brigade, brigade!,” Triac mengacungkan.

Pihak sekuriti kemidu minta pidana atau komandan Brimob itu untuk menertibkan peokannya. Mereka Nanti Bergeser, Dan Tidak Lagi Memadati Area Depan Ruang Sidang.

Endi iki komandan (mana ini komandannya),” kata Sekuriti.

Wakil Humas Pendaligan Negeri Surabaya, Anak Agung Gede Pranata samakan sidari sendiri sempat mendenkan sejumlah tersebut.

Ia pan maminta dan mangimbao agar samoa pihak manati manisnya di PN Surabaya. Baik di dalam maupun di luar sesi, tanpa kecuali.

“Setelah ini semua pidika minta pelunasan tata order di PN Surabaya yang berlarut-larut. Karena penundaan di PN Surabaya tidak hanya perlu dilakukan di ruang duduk, tapi di semua pelosok, pojok-pojok, dan sebagainya,” ujarnya. dikatakan.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muhammad Fakih semanta itu sikmani dindus Brimob memang berjaga di PN Surabaya, pasalnya pesektor lebih banyak dari biasanya.

“Tadi pada saat jaksa penuntut kemudian pengacara keluar, Brimob melakukan pagar betis karena banyak pessarat dan antrean berakhir tadi, bukan sama satpam yang diusir dia bisa mengamankan.

Saat sidang, beberapa kali Majelis Hakim juga sempat menegur pesektor karena besikma mantura. Satu-satunya representasi Bonek yang resmi mendampingi Persebaya menjadi saksi.

Tapi, kata Fakih, sikap Brimob yang holp-triak itu nahin penitah dari Polrestabes om Polda Jatim.

“Gak Ada [perintah] tadi, pak kasat intel di situ itu pada saat keluar jaksa sidang dan pengacara merka pengaman pagar betis karena ramai yang teriak-triak juga,” imbuhnya.

(frd/gil)



[Gambas:Video CNN]


#Ramairamai #Mengat #Brimob #Teriak #Bikin #Gaduh #Arena #Sidang #Kanjuruhan Ramai-ramai Mengat Brimob Teriak Bikin Gaduh Arena Sidang Kanjuruhan

sumber: www.cnnindonesia.com