Fakta Fortuner Vs Brio, Giorgio Ramadhan Tersangka & Ditangkap

Majikanpulsa.com – Polisi menangkap Giorgio Ramadhan setelah ia merusak mobil Honda Brio di Senopati, Jakarta Selatan. Dia ditetapkan sebagai tersangka dan diberi dua pasal KUHP. Giorgio mengaku tindakannya tidak disengaja dan terpikat emosional, serta meminta maaf kepada rekan-rekannya dan masyarakat Indonesia. Mobil Fortuner dan Brio disita sebagai barang bukti.

Jakarta, CNNIndonesia

Tindakan pengemudi Toyota Fortuner yang merusak mobil Honda Brio di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (12/2) lalu, langsung diproses polisi. Kejadian itu terekam dalam video hingga viral di media sosial.

Pengemudi Toyota Fortuner adalah Giorgio Ramadhan. Pergi ke kantor Polres Metro Jakarta Selatan dan dipulangkan dan ingin berdiskusi dengan korban.

Namun, polisi menginginkan hal lain. Tak lepas dari desakan publik yang menginginkan dilakukannya proses hukum terhadap pengemudi Fortuner tersebut.

1. Menjadi tersangka dan ditangkap

Setelah vandalisme tersebut, polisi mengidentifikasi Giorgio sebagai tersangka dan menangkapnya. Terjerat dalam Pasal 406 KUHP dan Pasal 335 ayat 1 KUHP.

Giorgio ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik ​​memeriksa beberapa pihak. Mulai dari Giorgio, AW yang menemui Brio dan korban, hingga saksi H yang menjadi penumpang di dalam mobil Brio.

“Berdasarkan penerapan dua pasal tersebut berdasarkan dua barang bukti dan barang bukti yang kami sita, maka tersangka GR tersebut kami tahan untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Metro Jaksel Kombes Ade Ary Syam Indradi, Senin (13). /2).

2. Pernah berdiskusi, tapi tidak setuju

Kompol Irwandy dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan mengatakan, ada pembicaraan antara Giorgio dan AW yang masuk dalam kasus ini.

Namun, kata Irwandhy, belum ada kesepakatan dalam proses musyawarah antara pihak ketiga tersebut.

“Korban meminta waktu berpikir dulu,” kata Irwandhy.

3. Senjata Giorgio ternyata mainan

Giorgio mengklaim senjata yang digunakan untuk menghancurkan mobil Brio adalah mainan.

Masih berdasarkan pengakuan Giorgio, kata Ade Ary, senjata mainan itu dibeli secara online Desember lalu dengan harga Rp 300 ribu.

“Dari keterangan tersangka, itu mainan yang dibeli di toko online, kuponnya sudah diperlihatkan,” kata Ade Ary.

4. Fortuner dan Brio Disita

Dalam kasus ini, polisi sedang mencari mobil Toyota Fortuner berwarna hitam yang dikemudikan oleh Giorgio. Mobil Brio kuning yang menjadi sasaran amukan Giorgio juga disita.

Selain dua unit mobil tersebut, polisi juga menemukan banyak barang bukti lainnya seperti senjata tajam seperti pedang anggar hingga benda sejenis softgun.

Ade Ary menyebut berbagai barang bukti tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan termasuk aksi vandalisme yang dilakukan oleh Giorgio.

“Barang bukti mobil yang dirusak yakni Honda Brio kuning juga kami sita dan barang bukti mobil Fortuner hitam yang diduga digunakan untuk merusak juga kami sita,” ujarnya.

5. Giorgio mengaku terpikat secara emosional

Giorgio mengaku tidak berniat merusak mobil kuning yang dikendarai AW tersebut. Ia mengaku aksinya itu terjadi karena terpancing emosi.

“Saya tidak punya niat melakukan ini, saya hanya punya emosi,” katanya.

Giorgio menyatakan, acara tersebut secara sukarela langsung mendatangi Polres Jaksel tanpa menunggu surat panggilan. Ia pun mengaku telah menyerahkan semua barang bukti terkait kejadian tersebut kepada penyidik.

“Di sini saya berjanji kooperatif dalam proses hukum ini,” ujarnya.

6. Saya minta maaf

Giorgio menyebutkan bahwa dia telah meminta maaf kepada AW. Termasuk, meminta maaf kepada keluarga AW yang dirugikan atas perbuatannya.

Selain itu, Giorgio juga meminta maaf kepada rekan-rekannya yang terkena imbas dari ulahnya yang sembrono itu.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia yang kaget dengan video viral saya,” ujarnya.

(disk/bmw)



[Gambas:Video CNN]


#Fakta #Fortuner #Brio #Giorgio #Ramadhan #Tersangka #Ditangkap Fakta Fortuner Vs Brio, Giorgio Ramadhan Tersangka & Ditangkap

Source: www.cnnindonesia.com